Pelanggaran HAM konseryatif yang terkemuka di chikle selama 17 tahun, pemerintah diktator jadi fokus kajian lima reporter media. Pemerintahan diktator dianggap sebuah aib oleh sebagian kalangan yang berprofesi jurnalistik, ujar Juan Pablo sebagai penerima penghargaan jurnalisme tingkat Nasional pada tahun 2005.
Sebagai anak muda yang tak mengalami kudeta, kami tidak bisa pada surat kabar paling berpengaruh di negara ini salah satu penulis Meria Jose.
Bekerja dengan merasa kurangnya otoritas dari surat kabar itu, untuk melaporkan buku-buku tertentu, sensor dari reporter mereka sendiri. Karna takut dengan tema kena balasan. Entah dari pemerintah atau dari media mereka. Dan kehendak fatwa akan buku-buku ini karena kehendak minat adalah dengan faktor yang menjalankan adanya pelanggaran HAM.
Dengan adanya pelanggaran ini, reporter muda kurang bersemangat dalam menjalankan ketika mencari berita, karena dianggapnya pemerintah bersekongkol dengan diktator, karena pemerintah kurang otoritas dari surat kabar itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar